Usaha Budidaya Cabai Rawit di Lahan Pekarangan Sempit - Sumberpulsa.com

Usaha Budidaya Cabai Rawit di Lahan Pekarangan Sempit

Sumberpulsa.com Cabai rawit adalah sayuran yang bernilai ekonomi tinggi. Budidaya cabai rawit tidak terbatas pada ladang atau sawah. Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, cabai rawit dapat ditanam di pekarangan belakang dalam kantong plastik, pot atau penyangga lainnya. Bibit cabai rawit bisa kita tanam di kantong plastik lalu ditumpuk di rak atau di halaman belakang dan teras rumah, sehingga modal yang dibutuhkan untuk mengelola tanaman ini bisa dikelola meski dengan modal yang kecil.

Usaha Budidaya Cabai Rawit di Lahan Pekarangan Sempit
Usaha Budidaya Cabai Rawit di Lahan Pekarangan Sempit

Ini juga bisa menjadi lapangan kegiatan.Jika kita tidak mampu membeli cabai rawit yang harganya terus naik, mengapa kita tidak menyiapkan cabai rawit sendiri dan sesuai dengan kebutuhan pasar, sehingga kita bisa menjadi pemasok cabai rawit? Budidaya cabai rawit memberikan keuntungan yang maksimal karena kebutuhan pasar yang sangat banyak, selain itu juga dapat digunakan sebagai bahan masakan rumahan.

Baca Juga : Peluang Bisnis yang Mencuri Perhatian di Tahun 2023

Kondisi Tumbuh

Cabai rawit dapat tumbuh di dataran dan pegunungan pada ketinggian 0 sampai 1000 meter di atas permukaan laut. Paprika tumbuh dengan baik pada tanah yang gembur atau gembur, subur yang kaya akan bahan organik dan memiliki pH 6-7.

Teknik Budidaya

a.Pembibitan

wadah untuk pembibitan menggunakan wadah yang sudah ada seperti pot, kantong plastik atau nampan.

Substrat tanaman terdiri dari campuran tanah pot dan pupuk kandang 1:1.

Benih direndam dalam air panas selama 1 (satu) jam sebelum disemai.

Benih-benih tersebut disebar secara merata di dalam nampan pembibitan dan ditutup dengan lapisan tipis tanah halus.

Perawatan benih meliputi irigasi, pengendalian hama dan penyakit tergantung pada kondisi lapangan.
tanaman siap tanam setelah 3-4 minggu, 4-6 daun dan tinggi 5-10 cm.

b. Baki Tanam

Pot atau kantong plastik berukuran 30 cm x 30 cm atau 40 cm x 40 cm digunakan sebagai baki tanam model Cabe Taman sempit. Panci harus dibor dengan 4-5 lubang di bagian bawah di sisi kiri dan kanan wadah untuk mencegah air menggenang.

c. Media benih

Media benih adalah campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 1:1, 1:2 atau 1:3, tergantung tingkat kesuburan dan komposisi tanah. Tanah ditempatkan dalam pot atau kantong plastik 2-3 cm dari tepi wadah.

d. Tanaman mati

Sebelum disemai, substrat dalam pot atau kantong plastik disiram terlebih dahulu hingga mencapai kapasitasnya di lapangan.
Penaburan dilakukan dengan membuat lubang tanam pada penanam yang ada sesuai dengan ukuran penanam.

1 benih ditanam pada setiap pot atau kantong plastik.

e.Pflege

Perawatan tanaman pot meliputi:

Pemupukan: Pemupukan terjadi pada 30 HST dengan TSP: 10 g, KCl: 7 g/tanaman, 45 HST dengan urea 7 g, 65 HST dengan NPK (15:15:15) sampai dengan 10 g/tanaman.

Pengairan dilakukan sesuai kondisi lapangan, dengan laju irigasi mencapai kapasitas lapang (air menetes dari karung/pot).

tanaman yang tumbuh atau mati secara tidak normal disulam.

Memasang pancang untuk menopang tanaman agar tidak roboh, terutama jika tanaman berbuah lebat. Ajir terbuat dari bilah bambu atau kayu dengan panjang 125 cm dan diameter 1-2 cm.Ajir dipasang pada umur tanaman satu bulan setelah tanam.

Perempelan (penghapusan) pucuk samping di bawah cabang utama. Prapenguatan tunas samping dilakukan pada saat tanaman berumur 7-20 hari, sebanyak 2-3 kali.

Apabila tanaman terserang parasit dan penyakit, segera dilakukan penanganan secara mekanis (dibuang dan dibakar) atau disemprot dengan fungisida dan pestisida.

Panen

cabe dapat dipanen pertama kali 70-75 hari setelah semai.Pengumpulan bisa setiap 3-7 hari sekali. Buah cabai bisa dipanen matang atau matang sepenuhnya tergantung kebutuhan keluarga.

Pemasaran Cabai Rawit

Kami juga bisa menjualnya langsung dari perusahaan cabai rawit ke pengepul yang akan menerimanya. Hal ini juga dimungkinkan ketika kami memasok perusahaan lain yang menggunakan cabai rawit sebagai bahan baku pembuatan produk mereka. Perusahaan tersebut antara lain:

  1. Pengolahan Bumbu Instan Cabai rawit dapat diolah menjadi bumbu instan.Selain itu, aneka jajanan dengan bumbu pedas pun bisa dilihat. Dengan demikian, produsen cabai rawit dapat menjadi pemasok bumbu olahan instan bagi berbagai perusahaan makanan ringan yang membutuhkan bumbu pedas dalam produknya.
  2. Industri Jamu dan Obat Cabai rawit tidak hanya berpotensi untuk berbisnis dengan menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan makanan. Namun, petani cabai rawit juga bisa bekerja sama dengan industri jamu dan obat-obatan.Seperti yang kita ketahui, saat ini sudah banyak tanaman herbal dan obat-obatan yang menggunakan cabai rawit sebagai suplemen karena cabai rawit juga bermanfaat bagi kesehatan.

About sumberpulsa

Check Also

20 Creative Business Ideas That You Should Try To Make Lots of Money

20 Creative Business Ideas That You Should Try To Make Lots of Money

The world of business is growing from time to time. Therefore, creative business ideas are needed to make them stand out from their competitors.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *